Cara membuat pakan fermentasi dari bahan Basah

Pakan ternak masih menjadi permasalahan utama dalam usaha ternak. Terbatasnya kapasitas lahan salah satu factor yang menyebabkan kebutuhan pakan untuk periode tertentu misalnya pada musim kemarau tidak terpenuhi. Pemanfaatan limbah baik limbah pertanian, limbah industri pertanian bahkan limbah pasar yang belum lazim digunakan untuk pakan ternak tetapi mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi alternative pakan bisa menjadi solusi permasalahan diatas. Tentunya keberadaan limbah diatas masih perlu proses secara khusus untuk mempertahankan agar tidak mudah rusak dan busuk maupun untuk meningkatkan kecernaan dari ternak. Salah satu prosesnya adalah dengan teknik Fermentasi adalah proses baik, secara fisik, biologis  muapun kimia.

Bahan apa yang bisa dibuat pakan fermentasi?

Bahan secara umum menurut kami ada 2 :

1. Bahan basah

 

Bahan pakan basah yang bisa digunakan untuk bahan fermentasi dalam bentuk basah dapat dikelompokkan menjadi 2

 

a. Limbah pasar misalnya limbah buah, limbah sayuran. Untuk penggunaan limbah sayur dan buah sangat perlu diperhatikan untuk jenis sayur tertentu bisa menyebabkan kembung karena mengandung gas seperti sayur lobak. Sebelum diproses menjadi pakan sebaiknya limbah sayuran dan limbah buah di cuci dengan bersih di air yang mengalir untuk menghilangkan kotoran dan sisa pestisida yang biasanya  banyak dalam sayur dan buah.

b. Rumput segar dan daun segar

Syarat rumput segar dan daun segar  bisa digunakan untuk pakan fermentasi adalah daun . Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi ternak pilih rumput atau daun dari jenis leguminosa (kaliandra, lamtoro, gamal yang mempunyai kandungan protein tinggi. Daun dan rumput segar bisa juga dip roses menjadi silase seperti yang pernah kami  tulis pada artikel terdahulu disini.

 

Langkah pembuatan

1. Identifikasi bahan yang ada di sekitar anda yang tersedia kontinu dan harga murah. Untuk mengetahui bahan pakan beserta kandungan nutrisi silahkan klik table berikut.

2. Tentukan kebutuhan ternak kambing anda  untuk penggemukan atau perbibitan. Untuk penggemukan kambing dibutuhkan protein minimal 14 % sedangkan untuk perbibitan dibutuhkan protein 10 %.

3. Formulasi pakan untuk anda yang pemula kami punya software sederhana untuk menentukan kebutuhan protein dalam bentuk file excel.

 

Alat :

1. Pencacah / mesin chooper

2. Kantong plastic / drum plastic besar

3. Timbangan duduk

 

Bahan :

1. Rumput atau limbah sayur dan limbah buah.

2. Bekatul

3. Tetes tebu

4. Garam

5. Probiotik Cattegro

 

Cara pembuatan:

1. Cacah limbah sayur, buah atau daun segar menjadi bagian yang gak kecil sekitar 3-5 centi meter

2. Karena yang kita buat adalah bahan basah untuk mempermdah pencampuran bahan campurkan terlebih dahulu bekatul dengan tetes tebu dan probiotik sampai rata

3. Campurkan adonan pada poin 2 yang berupa bekatul, tetes tebu dan probiotik Cattlegro dengan  limbah sayur, buah ato daun segar sampai rata.

4. Tunggu skitar 1 jam

5. Masukkan kedalam tong plastic atau drum plastik

6. Tunggu sampai 24 jam pakan siap diberikan pada ternak.

7. Untuk adonan dari sayur dan buah hanya dapat disimpan sampai 1 minggu setelah itu bahan akan busuk sehingga tidak bagus diberikan pada ternak.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s